Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

antara childfree, trauma, dan keimanan.

Seperti yang kita tau, akhir-akhir ini childfree lagi panas-panasnya dibicarakan. Aku pun sudah berkali-kali membaca, menonton, dan berpikir tentang childfree. Berkali-kali aku mengubah opini ku soal childfree, berkali-kali aku mencoba untuk teguh dengan pendirian/prinsip hidup ku.  Akhirnya aku menemukan jawabannya.  Aku memutuskan untuk menjadi orang yang percaya kodrat dan fitrah yang diberikan tuhan atas kehadiran manusia di dunia ini adalah untuk beriman kepada-Nya.  'Trus apa hubungannya dengan childfree?' Aku pernah baca dan ikut kajian yang dimana mereka membahas persoalan kehadiran atau tujuan penciptaan manusia, garis besarnya mereka bilang 'Tuhan menciptakan manusia itu berpasang-pasangan, dan tuhan memeprinthkan kita untuk menghasilkan anak keturunan sebanyak-banyaknya untuk beriman kepada-Nya dan ikut memperjuangkan agama'. Mungkin terdengar sedikit jengkel dengan kalimat 'Menghasilkan anak keturunan sebanyak-banyaknya' aku pun begitu, dari sudut pe

Postingan Terbaru

seperti mayat hidup.

tidak ada kebenaran.

a letter to myself.

goodbye, my twenty.

permulaan.