Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Step Back.

Rasa kecewa yang hadir karna merasa tidak didengarkan, tidak dipercaya, bahkan merasa bahwa kita semua salah.  Sedih ketika melihat orang yang kita sangat pedulikan dan bahkan kita prioritaskan, terus menerus terjatuh ke lubang yang sama. Dan terus-menerus juga kita yang membantunya untuk bangkit atau menariknya dari lubang itu. Aku tidak akan pernah menyalahkan alasan dia terus menerus terjatuh, karna untuk dapat bisa berjalan dengan baik dan stabil dia harus belajar bagaimana caranya untuk berjalan dan menahan tubuhnya untuk tidak terjatuh di lubang itu terus menerus. Hanya saja.. aku sangat sedih karna aku melihatnya harus terus menerus menahan rasa sakit, kecewa sendirian. Tidak dapat aku hindarkan bahwa aku mulai lelah dengan siklus ini.. Aku pun harus sadar dan belajar bahwa aku bukan siapapun, aku hanya pendengarnya, aku tidak memiliki hak atas keputusannya.  Saat ini, yang perlu aku lakukan hanyalah Step Back , dan membiarkan dia menjalani hidupnya dengan pilihannya. K...

Postingan Terbaru

Turning Point: When Logic and Faith Reclaimed My Worth

New Pages at The BookShelf

Letting Go My 25

Dewasa Semakin Takut Kehilangan.

Refleksi Akhir Tahun 2024 ;

Some thoughts are better left unsaid.

Energi Negatif Bisa Menjauh Dulu Sebentar?

Alasan untuk jangan terlalu mengidolakan manusia.

Aku tahu, tapi aku tidak mau tahu lebih dari itu.

LIFE AFTER COLLAGE : CORPORATE LIFE